KUA Goes to School Sambangi MAWI Karangduwur

By Red-Kh 14 Jan 2026, 21:53:35 WIB Kegiatan Madrasah
KUA Goes to School Sambangi MAWI Karangduwur

 

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Petanahan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi dini kepada remaja melalui program unggulan "KUA Goes to School". Kali ini, tim KUA menyambangi MAWI Karangduwur untuk memberikan penyuluhan terkait pernikahan dan kesiapan berkeluarga bagi siswa kelas XII.

Acara yang berlangsung di GOR madrasah ini diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa/siswi yang sebentar lagi akan menempuh kelulusan. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan para siswa/siswi mengenai pentingnya kematangan usia, mental, dan ekonomi sebelum memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Poin Utama Penyuluhan

Dalam arahannya, Tim dari KUA menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal, melainkan komitmen panjang yang membutuhkan kesiapan lahir batin. Beberapa poin krusial yang disampaikan antara lain:

  • Pencegahan Pernikahan Dini: Menjelaskan risiko kesehatan dan psikologis bagi pasangan yang menikah di bawah umur (sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia).

  • Ketahanan Keluarga: Bagaimana membangun komunikasi yang baik dan manajemen konflik dalam rumah tangga.

  • Stunting dan Kesehatan Reproduksi: Pentingnya pemenuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah demi melahirkan generasi yang sehat.

Kepala Madrasah MAWI Karangduwur menyambut baik inisiatif ini. Beliau menyatakan bahwa pembekalan ini sangat penting agar para siswa/siswi tidak terburu-buru mengambil keputusan besar tanpa pertimbangan matang, terutama ditengah arus pergaulan modern saat ini.

Interaksi Siswa

Suasana menjadi hangat saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak siswa/siswi yang bertanya mengenai prosedur pendaftaran nikah di KUA hingga tips memilih pasangan hidup menurut perspektif agama dan negara.

Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa/siswi MAWI Karangduwur lebih fokus pada pengembangan diri dan pendidikan terlebih dahulu, serta memahami bahwa pernikahan yang kokoh bermula dari persiapan yang terencana.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment