Latihan Praktik Dakwah Santri (LPDS) 2025
.png)
Kegiatan Pesantren Ramadhan menjadi momen istimewa untuk memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan nilai-nilai spiritual. Dalam upaya memberikan pengalaman nyata dalam dunia pendidikan, program Latihan Praktik Dakwah Santri (LPDS) yang diselenggarakan oleh MA Wathoniyah Islamiyah Karangduwur bekerjasama dengan sejumlah Sekolah Dasar yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan Petanahan dan Puring, Kebumen. LPDS ini sekaligus menjadi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil 'Alamin (P5RA) sebagaimana telah menjadi salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan madrasah untuk memperkuat karakter, kompetensi, dan kemampuan sosial santri/siswa.
LPDS ini berlangsung selama 6 hari (10 - 15 Maret 2025) dengan berbagai kegiatan keagamaan yang dipandu oleh para santri/siswa-siswi kelas XI MA. Para santri yang sedang menjalani LPDS berperan sebagai pengajar, pembimbing, dan fasilitator dalam berbagai aktivitas Islami, seperti tadarus Al-Qur’an, shalat berjamaah, ceramah agama, dan praktik ibadah lainnya.
Selama pelaksanaan, peserta LPDS tidak hanya membagikan ilmu kepada siswa SD, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia pendidikan. Mereka belajar cara mengelola kelas, menghadapi berbagai karakter anak, serta mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Selain itu, interaksi yang terjalin antara peserta LPDS dengan siswa SD menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SD dapat memahami nilai-nilai keislaman dengan lebih mendalam, serta termotivasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, bagi peserta LPDS, pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka sebagai calon pendidik/pendakwah di masa depan.
Kegiatan Pesantren Ramadhan melalui LPDS tahun 2025 diikuti oleh kelas XI MA sejumlah 125 santri yang disebar ke 11 Sekolah Dasar di wilayah kecamatan Petanahan dan Puring, Kebumen. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Semangat kebersamaan, keikhlasan dalam berbagi ilmu, serta peningkatan akhlak dan ibadah menjadi pencapaian utama dalam program ini.
Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa.

.jpg)
.png)
.png)

