Pembekalan Keterampilan P3LP oleh Puskesmas Petanahan

By Red-Kh 14 Mei 2026, 17:10:38 WIB Kegiatan Madrasah
Pembekalan Keterampilan P3LP oleh Puskesmas Petanahan

Kesehatan mental kini menjadi perhatian serius di lingkungan pendidikan. Guna mewujudkan ekosistem sekolah yang sehat secara psikis, Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Karangduwur menggelar Seminar Pertolongan Pertama Luka Psikologis (P3LP) pada Rabu dan Senin, 6 dan 11 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Gedung D MWI Karangduwur ini merupakan kegiatan kerjasama dengan Puskesmas Petanahan sebagai narasumber utama. Seminar ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari santriwati tingkat MTs dan MA, serta jajaran ustadzah.

Mengenal Luka Psikologis Sejak Dini

Dalam pemaparannya, tim kesehatan dari Puskesmas Petanahan menekankan bahwa luka psikologis—seperti stres akademik, perundungan (bullying), hingga kesedihan mendalam—seringkali tidak terlihat namun memiliki dampak yang nyata bagi perkembangan siswa.

"Sama seperti luka fisik yang butuh plester atau obat merah, luka jiwa juga butuh penanganan awal agar tidak menjadi trauma yang mendalam. Inilah pentingnya P3LP di lingkungan sekolah," ujar salah satu pemateri narasumber.

Langkah Strategis di Lingkungan Madrasah

Para peserta diajarkan teknik dasar dalam memberikan dukungan psikologis, di antaranya:

  • Look (Melihat): Mengamati perubahan perilaku pada rekan atau santri yang tampak gelisah atau menarik diri.

  • Listen (Mendengar): Menjadi pendengar yang aktif tanpa menghakimi.

  • Link (Menghubungkan): Mengarahkan mereka yang membutuhkan bantuan lebih lanjut ke guru bimbingan konseling atau layanan kesehatan profesional.

Antusiasme Peserta

Antusiasme terlihat jelas saat sesi tanya jawab. Para santri aktif bertanya mengenai cara mengelola tekanan belajar, sementara para ustadz dan ustadzah berdiskusi mengenai pendekatan persuasif dalam mendampingi santri yang sedang mengalami masalah pribadi.

Kepala Madrasah berharap, melalui kegiatan ini, MWI Karangduwur bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu agama dan umum, tetapi juga menjadi "Rumah Aman" bagi kesehatan mental seluruh warganya. Dengan adanya kolaborasi bersama Puskesmas Petanahan, diharapkan kasus-kasus gangguan psikologis di tingkat sekolah dapat dideteksi dan ditangani lebih dini.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment